Berikut ini merupakan ulasan sederhana dari beberapa aplikasi penyunting tag berkas multimedia yang tersedia dalam daftar perangkat lunak BlankOn Tambora. Karena sifatnya yang sederhana dan tidak komprehensif, maka ulasan ini tentunya sarat akan subjektivitas penulis. Terlepas dari hal itu, barangkali ulasan ini dapat digunakan sebagai gambaran awal dalam memilih dari sekian aplikasi penyunting tag.

Berkas multimedia dapat disisipi informasi

Informasi yang disisipkan dalam berkas multimedia dapat disebut metadata. Terdengar rumit/teknis memang, tapi sejatinya ia hanyalah sebuah informasi (data). Dalam perspektif multimedia, metadata ini secara sederhana berisi informasi mengenai album, author, comment, genre, title, track number, year, dlsb.

Manfaat dari metadata tersebut pada perangkat keras seperti pemutar audio, pemutar CD, smartphone, dst, yaitu informasi dari audio / video dapat langsung tampil dalam layar perangkat keras tersebut. Anda juga dapat mengatur koleksi berkas multimedia Anda dan membuat daftar putar (playlist) langsung dari perangkat keras Anda. Sebagai contoh, sebagian besar pemutar audio saat ini memudahkan Anda untuk memutar audio dari artist atau album.

Terkait metadata dari berkas multimedia, Anda dapat merujuk langsung artikel terkait dalam pranala berikut:

https://www.lifewire.com/what-is-music-tagging-2438569

https://www.justmastering.com/article-embeddingmetadata.php

Aplikasi penyunting tag

Ulasan berikut terbatas pada beberapa aplikasi yang tersedia dalam daftar perangkat lunak BlankOn X Tambora. Setidaknya saya akan mengulas lima aplikasi tersebut, diantaranya:

1. Audio Tag Tool

Ukuran arsip: 158 kB (versi 0.12.3-9)

Dukungan jenis berkas: ogg dan mp3

Komentar:

Aplikasi ini hanya mendukung dua jenis format saja yaitu ogg dan mp3. Antar muka-nya langsung menyediakan tab Edit Tag, Tag Multiple Files, Clear Tags, Rename Multiple Files, dan Create Playlist. Sayangnya, tidak tersedia menu untuk menambahkan Art Cover atau Album Art pada berkas audio.

2. EasyTag

Ukuran arsip: 922 kB (versi 2.4.2-1)

Dukungan jenis berkas:

MP3, MP2, MP4/AAC, FLAC, Ogg Opus, Ogg Speex, Ogg Vorbis, MusePack, Monkey’s Audio and WavPack

Komentar:

Antar muka langsung menyajikan tiga kolom yakni kolom direktori, daftar audio dan kolom edit tag. Dibandingkan dari Audio Tag Tool, dukungan jenis format jauh lebih banyak dan dapat menambahkan Art Cover melalui tab Images.

Selain itu, antar muka tidak menampilkan versi ID3 Tags sehingga lebih ramah pengguna. Untuk mengisi tag pada banyak berkas, Menu Scanner dengan segala fungsinya sangatlah handal. Anda juga dapat menyeleksi dan menjalankan pemutar audio dari aplikasi ini.

3. Ex Falso

Ukuran arsip: 5.380 kB (versi 3.6.2-1)

Dukungan jenis berkas:

Ogg Vorbis/Opus/Speex/FLAC, MP3, FLAC, MOD/XM/IT, Musepack, Wavpack, MPEG-4 AAC, Monkeys Audio, WMA, SPC, MIDI.

Komentar:

Antarmuka lebih sederhana jika dibandingkan dengan EasyTag dan tersedia banyak plugin, namun secara bawaan belum terpasang. Kelebihan lainnya yaitu bila Anda menyeleksi beberapa berkas, Anda dapat melihat Value yang tidak seragam atau tidak tersedia pada berkas lainnya. Ini bagus untuk melihat keseragaman suatu value dari koleksi berkas.

4. Kid3-qt

Ukuran arsip: 4.180 kB

Dukungan jenis berkas:

MP3, Ogg/Vorbis, DSF, FLAC, Opus, MPC, APE, MP4/AAC, MP2, Speex, TrueAudio, WavPack, WMA, WAV, AIFF

Komentar:

Jika Anda membuka berkas mp3, maka antarmuka aplikasi ini akan menampilkan versi-versi dari ID3 Tag. Serupa dengan aplikasi Audio Tag Tools dan ini tidak ramah pengguna. Dari Aplikasi ini, Anda dapat mengekspor Art Cover dari suatu berkas ke dalam media penyimpanan Anda.

5. PuddleTag

Ukuran arsip: 13.8 MB(versi 1.1.1-1)

Dukungan jenis berkas:

ID3v1, ID3v2 (mp3), MP4 (mp4, m4a, etc.), VorbisComments (ogg, flac), Musepack (mpc), Monkey’s Audio (.ape) and WavPack (wv).

Komentar:

Aplikasi ini khusus didesain untuk penyunting tag GNU/Linux yang menyerupai aplikasi Mp3Tag pada Windows. Antarmuka menyajikan dalam format baris dan kolom sehingga Anda dapat melihat semua Field yang Anda ingin sunting. Juga tersedia fitur serupa Scanner pada EasyTag, yaitu Function. Sayangnya, saat menyimpan hasil suntingan, tidak tersedia sejenis indikator atau progress bar. Berbeda dengan EasyTag yang menunjukkan proses penyimpanan berkas satu demi satu. Namun kekurangan ini tidak signifikan bila dibandingkan dengan kemudahan untuk kembali menyunting tag tersebut.

Kesimpulan

Jika Anda adalah pengguna yang baru pertama kali menggunakan aplikasi penyunting tag, maka EasyTag dan PuddleTag adalah opsi terbaik untuk Anda. Namun, jika Anda menginginkan antarmuka sederhana namun kaya fitur, maka PuddleTag sangatlah tepat. Bagaimana dengan saya sendiri? Saya mengisi tag dari koleksi murottal dan kajian ilmiah islamiah dengan PuddleTag. Insya Allah dalam tulisan selanjutnya, saya akan membahas beberapa fungsi dari PuddleTag.

Demikian ulasan sederhana dari aplikasi penyunting tag berkas multimedia. Apakah Anda memiliki pandangan yang berbeda? Beri tahu saya aplikasi terbaik Anda dan ulasannya pada kolom komentar.

*Tangkapan layar: dokumentasi pribadi

** Featured image: sumber

The following two tabs change content below.
Pengguna pemula BlankOn X Tambora 32-bita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *